Showing posts with label 30_Marlina. Show all posts
Showing posts with label 30_Marlina. Show all posts

Thursday, June 24, 2021

GLOBALISASI DAN IDENTITAS NASIONAL

 

GLOBALISASI DAN IDENTITAS NASIONAL

Oleh : Marlina Christiaji (Marlinachristiaji06@gmail.com)

 

Abstrak

Di era dimana adanya globalisasi yang berjalan beriringan bersama dengan kemajuan teknologi dan informasi, segala hal dapat diakses dengan mudahnya. Globalisasi membawa banyak perubahan baik bagi perkembangan bangsa Indonesia, bahkan globalisasi berperan penting terhadap tumbuhnya perekonomian bangsa Indonesia.  Namun, modernisasi seringkali diterima dengan tidak bijak, segala perubahan dan budaya diterima tanpa disaring terlebih dahulu sehingga menyebabkan banyaknya dampak buruk yang diterima oleh masyarakat akibat pengaruh globalisasi. Salah satu dampak negatif yang timbul beriringan dengan globalisasi yaitu lunturnya identitas nasional, globalisasi merupakan proses masuknya keruang lingkup dunia dimana interaksi manusia antara satu bangsa dengan bangsa lainnya menjadi semakin intens. Pengaruh dan budaya yang masuk ke Indonesia seringkali tidak disaring dan tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan hal inilah yang sangat berpengaruh terhdap lunturnya identitas nasional bangsa Indonesia.

Kata kunci : Globalisasi, Dampak, Identitas nasional, Modernisasi, Dunia

 

Abstract

In an era where globalization goes hand in hand with advances in technology and information, everything can be accessed easily. Globalization brings many good changes for the development of the Indonesian nation, even globalization plays an important role in the economic growth of the Indonesian nation. However, modernization is often accepted unwisely, all changes and cultures are accepted without being filtered first, causing many negative impacts that are received by the community due to the influence of globalization. One of the negative impacts that arise along with globalization is the fading of national identity, globalization is the process of entering into the scope of the world where human interaction between one nation and another becomes increasingly intense. Influences and culture that enter Indonesia are often not filtered and are not in line with the values ​​of Pancasila and this is what is very influential on the fading of the national identity of the Indonesian nation.

Keywords: Globalization, Impact, National Identity, Modernization, World

 

PENDAHULUAN

Diera globalisasi yang didukung oleh segala kemajuan teknologi dan informasi membuat banyak perubahan dalam tata kehidupan didunia. Globalisasi merupakan pengaruh ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang ada di berbagai negara dunia yang menyebar luas ke penjuru dunia lainnya sehingga kini tidak ada kejelasan lagi mengenai batas-batas yang jelas dari suatu negara. Anthony Giddens berpendapat bahwa globalisasi yang terjadi merupakan hubungan sosial yang pada akhirnya menjadi intens bagi semua penduduk di dunia dan memberikan hubungan peristiwa-peristiwa yang berdampak timbal balik antar wilayah dan berkembang luas hingga aspek-aspek kehidupannya.

Globalisasi membuka lebar kesempatan untuk berkompetisi antar negara maju yang dianggap memiliki kekuasaan secara global, baik dalam bidang sosial, bidang budaya, bidang ekonomi, bidang politik, keamanan militer, bahkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Globalisasi dan modernisasi membawa banyak perubahan dan dampak baik bagi kemajuan berbagai negara, namun dibalik segala dampak baik yang dibawa oleh kuatnya arus globalisasi terdapapat dampak buruk bagi kehidupan bangsa khususnya Indonesia. Salah satu, dampak yang akan menjadi buruk apabila globalisasi tidak diterima dengan bijak yaitu karena globalisasi masuk ke Indonesia dengan segala budaya asing banyak masyarakat yang terlalu mengikuti budaya tersebut tanpa sadar bahwa hal ini mampu melunturkan identitas nasional bangsa Indonesia.


PERMASALAHAN

            Kuatnya arus globalisasi yang ada akan sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan bangsa Indonesia salah satunya akan mempengaruhi identitas nasional bahkan dianggap berpotensi menyebabkan lunturnya budaya asli bangsa Indonesia. Kini masyarakat Indonesia cenderung meninggalkan budaya asli dan beralih untuk menerapkan budaya asing. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa budaya asing lebih kekinian dan budaya asli Indonesia ketinggalan zaman. Karena permasalahan yang ada, pada artikel ini saya akan membahas mengenai :

  • Apa yang dimaksud dengan globalisasi dan identitas nasional?
  • Bagaimana hubungan antara globalisasi dan identitas nasional?
  • Bagaimana cara untuk meminimalisir dampak negatif dari globalisasi?

 

PEMBAHASAN

Globalisasi

Secara umum globalisasi merupakan proses masuknya ke ruang lingkup dunia, atau keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa bahkan antar manusia di dunia melalui berbagai aspek seperti perdagangan, perjalanan, investasi, budaya populer, serta berbagai bentuk interaksi lainnya yang membuat segala batas suatu negara menjadi semakin menyempit. Globalisasi sangat berpengaruh bagi suatu bangsa, masyarakat, dan individu.

Peter Drucker berpendapat bahwa globalisasi merupakan sebuah istilah menyeluruh untuk segala proses yang ada di jantung ekonomi global, yaitu penyebaran komunikasi global secara instan, pertumbuhan perdagangan internasional yang cepat, dan pasar uang global (pasar perusahaan global). Sedangkan, menurut Anthony Giddens yang merupakan sosiolog asal Britania Raya berpendapat bahwa globalisasi merupakan suatu proses radikalisasi dan universalisasi nilai-nilai modern peradaban Barat ke segala penjuru dunia, yang berkembang hingga menjadi modernitas global.

Globalisasi berproses dengan sangat cepat dengan berbagai faktor pendukungnya, seperti Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau yang kerap disebut dengan IPTEK, keterbukaan ekonomi atau pasar bebas yang menyebabkan negara-negara di penjuru dunia semakin membuka diri satu dengan yang lainnya sehingga semakin mudahnya terjadi pertukaran produk dari satu negara ke negara lain, migrasi penduduk dan lain-lain.

Identitas Nasional

Identitas nasional merupakan suatu ciri khas yang dimiliki oleh satu bangsa yang tentunya berbeda antara satu bangsa dengan bangsa yang lainnya. Identitas merujuk pada suatu sifat khas atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu, Sedangkan nasional berasal dari kata nation yang memiliki arti bangsa atau kelompok yang memiliki kesamaan ciri-ciri fisik, budaya, agama, bahasa, atau cita-cita.

Identitas nasional suatu bangsa bersumber dari nilai kultural yang ada di setiap daerah yang dihimpun menjadi sebuah satu kesatuan yang membentuk identitas kolektif. Pembentukan Identitas Nasional telah menjadi sebuah ketentuan yang telah disepakati secara bersama, menjunjung tinggi serta mempertahankan apa yang telah ada dan berusaha memperbaiki segala kesalahan maupun kekeliruan di dalam diri suatu Bangsa. Identitas nasional tidak hanya berfungsi untuk membedakan sebuah negara yang satu dengan yang lainnya namun juga berfungsi juga mempertahankan kesatuan bangsa.

Identitas nasional merupakan perwujudan segala nilai budaya yang berkembang dalam segala aspek-aspek kehidupan yang memiliki sebuah ciri khas sehingga menjadi suatu pembeda dengan bangsa lain. Identitas nasional digunakan sebagai pedoman atau pijakan agar suatu bangsa dapat mewujudkan cita-citanya. Bangsa Indonesia memiliki identitas nasional yang berlandaskan Pancasila dengan nilai-nilai gabungan dari kebudayaan luhur bangsa. Identitas bangsa ini digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Identitas nasional bangsa Indonesia yaitu Pancasila, Bendera Merah Putih, Bahasa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-undang Dasar 1945 dan lain-lain.

Hubungan Globalisasi dan Identitas Nasional

Globalisasi merupakan suatu proses dimana antara individu, kelompok, maupun negara saling mengandalkan, saling berikatan, dan berpengaruh satu dengan yang lainnya yang melewati batas negara. Globalisasi tentu saja membawa pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan sebuah negara termasuk negara Indonesia. Pengaruh yang dibawa oleh arus globalisasi memiliki dua dampak yaitu dampak negatif dan dampak positif, pengaruh globalisasi di berbagai bidang seumur hidup seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lainnya.

Globalisasi dan modernisasi membawa banyak perubahan dan dampak baik bagi kemajuan berbagai negara, namun dibalik segala dampak baik yang dibawa oleh kuatnya arus globalisasi terdapapat dampak buruk bagi kehidupan bangsa khususnya Indonesia. Di era globalisasi teknologi menjadi semakin canggih hingga kini informasi dapat di akses oleh siapapun dan kapanpun dengan mudahnya sehingga mengakibatkan terjadinya perkembangan di segala sektor dan pemahaman baru tentang budaya serta penerapan-penerapan akan pola yang diterapkan oleh negara lain. Globalisasi menyebabkan perubahan tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir, bahkan ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.

Salah satu dampak yang dibawa oleh globalisasi yaitu berpengaruh pada identitas nasional. Arus globalisasi yang kuat dapat sangat berpotensi menyebabkan lunturnya budaya asli bangsa Indonesia. Kini masyarakat Indonesia cenderung meninggalkan budaya asli dan beralih untuk menerapkan budaya asing. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa budaya asing lebih kekinian dan budaya asli Indonesia ketinggalan zaman.

Globalisasi yang ada dapat melunturkan nilai-nilai budaya asli seperti semakin luntur semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, atau kesetiakawanan. Indonesia merupakan bangsa yang memiliki budaya yang sangat berbeda dari yang lain, namun sekarang kebebasan penyebaran kebudayaan sangat gampang masuk sehingga sulit bagi masyarakat Indonesia untuk menyaring budaya yang bertentangan dengan budaya kita. Bahkan kini cara berpakaian dan perilaku masyarakat Idonesia cenderung buruk dan mengikuti gaya hidup kebarat-baratan hingga cara hidup yang tidak sesuai dengan Pancasila seperti Individualistis atau sikap mementingkan diri sendiri, pragmatis atau melakukan suatu kegiatan yang menguntungkan saja, materialistis atau sikap mengukur sesuatu dengan materi, sikap hedonism yang bergaya hidup mewah dan boros, sikap konsumtif bahkan sekuler atau sikap yang lebih mementingkan kehidupan duniawi.

Globalisasi menjadi faktor atas memudarnya rasa nasionalisme dan patriotisme dimana ketika seseorang lebih bangga menggunakan barang-barang atau produk asing daripada produk yang dihasilkan oleh bangsa sendiri bahkan ada masyarakat lebih membanggakan budaya asing daripada budaya yang ada pada bangsa sendiri. Sehingga globalisasi sangat berpengaruh atas lunturnya identitas nasional saat ini.

Meminimalisir Dampak Globalisasi

Globalisasi suatu hal yang sulit untuk dihindari, karena jika kita menghindari maka kita akan ketinggalan zaman. Namun kita harus memfilter/menyaring dengan teliti dampak negatif atau dampak positif dari globalisasi yang masuk ke negara kita untuk menghindari pengaruh-pengaruh globalisasi yang berdampak buruk bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Cara meminimalisir pengaruh buruk akibat globalisasi, yaitu dengan mempererat persatuan dan kesatuan dengan tetap menjaga silahtuahmi dengan sesama dan tidak besikap individualisme, mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila bahkan dengan hal-hal kecil, mengembangkan rasa cinta tanah air atau rasa nasionalisme pada diri kita.

Pentingnya mempertahankan nilai nilai budaya sendiri adalah karena nilai-nilai budaya suatu negara adalah identitas negara tersebut didepan dunia internasional. Jika sebagai masyarakat indonesia tidak menghargai dan mempertahankan budaya bangsa sendiri, siapa lagi yang akan mempertahankannya. Dengan lebih menghargai dan mempertahankan budaya Indonesia maka akan lebih banyak lagi negara negara yang akan tahu tentang bangsa Indonesia.  Indonesia merupakan negara dengan berbagai keunikan dan keindahan alam, jadi sudah semestinya masyarakat Indonesia harus mempertahankan dan bangga terhadap budaya sendiri dan menyaring budaya luar yang sekiranya tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

 

KESIMPULAN

Hakikat kemerdekaan suatu negara akan tampak disaat negara itu dapat menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai budayanya sendiri, dan selalu membuka diri terhadap nilai positif dari luar baik itu yang berbentuk budaya, ekonomi, politik, dan lain-lain. Globalisasi sangat berpengaruh terhadap lunturnya Identitas nasional bangsa Indonesia karena mudahnya akses informasi berbagai negara masuk dan mempengaruhi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, sebagai masyarakat bangsa yang sangat indah dan beragam ini, masyarakat Indonesia harus mampu menyaring dengan bijak budaya asing yang masuk ke Indonesia serta membanggakan kebudayaan dan identitas bangsa Indonesia.

 

DAFTAR PUSTAKA

Larasati, Dinda. 2018. Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (KoreanWave) versus Westernisasi di Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional, 9(1) : 109-120

Maftuh, Bunyamin. 2008. Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dan Nasionalisme Melalui Pedidikan Kewarganegaraan. Educationist, 2(2)

Modul 14 Pendidikan Kewarganegaraan “Globalisasi”

Modul 4 Pendidikan Kewarganegaraan “Identitas Bangsa”

Syarifah,Syifa. 2016. Globalisasi Sebagai Tantangan Identitas Nasional bagi Mahasiwa Surabaya. Global & Policy, 4(2) : 61-73

 

 

 

 

 

 


Wednesday, June 23, 2021

GLOBALISASI : ANCAMAN DAN PELUANG BANGSA INDONESIA?

 

GLOBALISASI : ANCAMAN DAN PELUANG BANGSA INDONESIA?

Oleh : Marlina Christiaji (Marlinachristiaji06@gmail.com)

Abstrak

Di zaman ini dimana teknologi informasi berkembang pesat, hal ini menjadikan mudah masuknya segala perkembangan dan pengaruh dari negara luar. Masuknya segala pengaruh dan perkembangan ini akan mengubah proses tatanan yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah atau yang disebut dengan globalisasi. Globalisasi ditandai dengan berkembangnya kota-kota yang menjadi unit dari jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari berkembang pesatnya infrastruktur telekomunikasi, jaringan transportasi, perusahaan-perusahaan dengan skala internasional dan cabang-cabangnya. Globalisasi ini memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap dunia disegala aspeknya. Globalisasi yang ada saat ini dapat menjadi peluang sekaligus ancaman bagi bangsa Indonesia. Globalisasi ini memang membawa dampak baik bagi perubahan beberapa aspek yang menjadikan tingkat kehidupan lebih baik, namun hal ini juga disertai dengan dampak negatif yang menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia seperti sikap individualistik,pola hidup konsumtif, gaya hidup yang kebarat-baratan bahkan kesenjangan sosial. Oleh karena itu, artikel ini ditulis untuk mengetahui peluang serta ancaman Globalisasi pada segala aspek bagi bangsa indonesia.

Kata kunci : Globalisasi, Dampak, Peluang, Ancaman, Teknologi

Abstract

In this era where information technology is growing rapidly, this makes it easy for all developments and influences from outside countries to enter. The entry of all these influences and developments will change the process of order that is global and knows no boundaries or what is called globalization. Globalization is marked by the development of cities that become units of the world city network. This can be seen from the rapid development of telecommunications infrastructure, transportation networks, international scale companies and their branches. Globalization has a very significant impact on the world in all its aspects. Globalization that exists today can be both an opportunity and a threat to the Indonesian nation. This globalization has indeed brought good impacts to changes in several aspects that make the level of life better, but this is also accompanied by negative impacts that pose a threat to the Indonesian nation such as individualistic attitudes, consumptive lifestyles, westernized lifestyles and even social inequality. Therefore, this article was written to find out the opportunities and threats of globalization in all aspects for the Indonesian nation.

Keywords: Globalization, Impact, Opportunity, Threat, Technology

 

PENDAHULUAN

Di era yang serba mudah ini, segala informasi dan perubahan yang ada dapat secara mudah masuk dan merubah kehidupan bangsa Indonesia. Sebenarnya, globalisasi sudah bukan hal yang asing dikarenakan proses globalisasi ini sudah ada sejak dahulu, namun pada abad ke-19 dan abad ke-20 globalisasi ini semakin berkembang secara signifikan. Globalisasi ini memanglah bagus adanya karena banyak membawa dampak baik bagi perkembangan kehidupan bangsa Indonesia.

            Kehadiran teknologi informasi serta teknologi komunikasi dapat mempercepat proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh segala aspek penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Kemajuan peradaban dan pembangunan menjadi dua hal yang pada umumnya berjalan secara berdaampingan. Dengan adanya aktifitas pembangunan itu, manusia meningkatkan kualitas kehidupan, mengkonstruksi tata nilai dalam kehidupan hingga akhirnya membentuk suatu peradaban.

            Dampak positif yang dibawa oleh pesatnya globalisasi juga tentu diiringi dengan dampak negatifnya yang dapat mengancam bangsa Indonesia. Loncatan teknologi yang semakin canggih membuat masyarakat dapat menampung dapat dengan mudah mengikuti dan terpengaruh dengan segala perubahan yang ada. Perubahan-perubahan atau budaya-budaya luar yang masuk dan mempengaruhi bangsa Indonesia dapat mengamcam banga ini apabila tidak disaring dengan bijak oleh masyarakat di Indonesia.

 

PERMASALAHAN

Era globalisasi yang dengan mudahnya membawa banyak perubahan bagi bangsa indonesiaa. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. Globalisasi ini membawa banyak dampak baik namun juga terdapat dampak negatif didalamnya. Apakah yang dimaksud dengan globalisasi? Bagaimanakah dampak positif dari  globalisasi? Apa dampak negatif dari adanya globalisasi? Lalu sebenarnya apakah globalisasi merupakan sebuah peluang atau ancaman bagi bangsa Indonesia?

 

PEMBAHASAN

Dampak Positif Globalisasi

            Globalisasi memiliki hubungan pengaruh signifikan terhadap segala aspek kehidupan. Globalisasi yang terjadi di sebuah negara tentu akan memberikan dampak baik positif. Dampak positif globalisasi bagi Indonesia,yaitu:

  • Ekonomi: Globalisasi ekonomi memberikan dampak yang besar pada ekonomi Indonesia, seperti peluang usaha internasional menjadi terbuka lebar sehingga para pengusaha di Indonesia dapat menjangkau pasar di negara lain, terbukanya lapangan kerja yang luas sehingga angka pengangguran Indonesia dapat menurun, pemasukan devisa dari sektor pariwisata Indonesia akan bertambah sejalan dengan banyaknya wisatawan asing yang datang berkunjung, kegiatan ekspor-impor indonesia akan meningkat serta berkembangnya pusat perbelanjaan modern.
  • Politik: Pada bidang politik, globalisasi membawa banyak perubahan yang memberikan dampak positif, yaitu Indonesia akan mendapatkan nilai demokrasi yang baik, hubungan kerja sama Indonesia secara internasional akan semakin terbuka lebar sehingga mempermudah hubungan kerja sama Indonesia dengan negara lain, meningkatkan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara lainnya, proses pemerintahan di Indonesia akan semakin terbuka dan akan lebih demokratis.
  • Komunikasi: Komunikasi adalah suatu proses dalam seseorang atau kelompok menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan dunia luar, dampak positif globalisasi terhadap komunikasi indonesia, yaitu globalisasi berdampak pada mudah memperoleh informasi segala aspek bidang, mudah melakukan komunikasi, menumbuhkan sikap toleran, serta memacu untuk meningkatkan kualitas diri.
  • Sosial budaya: Sosial dan budaya dapat memengaruhi oleh proses globalisasi yang terjadi secara terus menerus. Dampak positif globalisasi sosial budaya, yaitu masyarakat Indonesia akan semakin menjunjung tinggi hak asasi manusia, semakin tinggi rasa solidaritas Indonesia dengan berbagai negara didunia, meningkatkan taraf pendidikan bangsa Indonesia, munculnya keinginan untuk meningkatkan kualitas diri di kalangan masyarakat, dan Ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia akan mengalami globalisasi.

Dampak Negatif Globalisasi

Dampak positif yang dibawa oleh pesatnya globalisasi juga tentu diiringi dengan dampak negatifnya yang dapat mengancam bangsa Indonesia. Dampak negatif globalisasi berpengaruh pada berbagai bidang, seperti:

  • Ekonomi : Globalisasi pada ekonomi merupakan proses integrasi ekonomi nasional ke dalam sistem ekonomi global. Ekonomi negara Indonesia memiliki ketergantungan pada perdagangan, produksi serta finansial internasional. Oleh karena itu, negara Indonesia rentan terhadap tekanan internasional dan globalisasi. Dampak negatif dari adanya globalisasi ekonomi bagi Indonesia, yaitu ekonomi nasional terletak pada integrasi pasar finansial global dan integrasi pasar finansial global ini telah mengurangi sedemikian rupa otonomi ekonomi nasional mengingat aliran uang ini tidak dapat dikontrol oleh kekuatan negara Indonesia, tekanan perdagangan yang semakin kompetitif sehingga Perusahaan - perusahaan transnasional dan investasi modal global akan mencari daerah – daerah yang menguntungkan dan menawarkan insentif yang lebih baik, dan multinasionalisasi produksi yang berdampak pada bidang biaya produksi dan pemerintahan intervensionis.
  • Politik : Globalisasi telah menimbulkan sebuah kesenjangan besar dalam kehidupan politik negara. Kehidupan politik negara terpecah menjadi dua bagian yang terpisah antara tindakan domestik atau internasional, yang keduanya beroperasi sesuai dengan logika, aturan, aktor maupun agenda yang berbeda. Dampak negatif globalisasi pada politik Indonesia, yaitu Ideologi asing semakin mudah masuk ke indonesia, Indonesia akan semakin kehilangan identitas dan menyebabkan rasa nasionalisme semakin luntur, kebebasan makin tak terbatas hingga akan menghalalkan berbagai cara berpolitik, dan konflik antar negara semakin meningkat.
  • Komunikasi : Globalisasi sangat mempengaruhi perkembangan dalam bidang informasi dan komunikasi. Dampak negatif globalisasi di bidang informasi dan komunikasi, yaitu semakin maraknya kejahatan di dunia maya (cyber crime), penyalahgunaan situs-situs tertentu yang merusak, potensi terjadinya pelanggaran atas hak privasi seseorang, serta semakin meningkatnya penyebaran informasi palsu hoax yang akan merugikan orang lain.
  • Sosial budaya : Globalisasi akan mengubah tatanan nilai tradisional agraris menjadi tatanan nilai modern – industrial yang akan berdampak besar bagi tatanan nilai tradisional juga keadaan sosial budaya masyarakat, bahkan dapat mengubah sifat dasar moralitas serta kepribadian terutama bagi generasi muda. Dampak negatif globalisasi pada bidang sosial budaya, yaitu generasi muda merupakan pengguna dan penikmat media informasi yang paling banyak sehingga banyaknya tindak kejahatan, tindak kriminal, minuman keras bahkan pergaulan bebas dikarenakan terpengaruh budaya asing yang dengan mudah diakses pada segala media informasi, Arus globalisasi yang masuk dengan sangat cepat merasuk dan mempengaruhi kalangan muda hingga membuat banyak anak muda kehilangan kepribadian diri, globalisasi juga menimbulakan akulturasi pada masyarakat Indonesia, semakin timbul sifat individualisme, konsumtif, dan materialisme, serta semakin hilangnya kecintaan akan budaya-budaya lokal.

Ancaman atau Peluang

Dengan timbulnya dampak-dampak yang terbawa oleh kuatnya globalisasi, globalisasi menimbulkan hilangnya keragaman dikarenakan adanya imperalisme budaya, budaya dominan akan tersebar bersama globalisasi pada informasi, media massa, disaat yang sama ekspresi-ekspresi lokal akan lemah dan secara perlahan akan terhapus dari peta kebudayaan dunia. Segala hal seperti eksport komoditas, nilai, prioritas dan cara hidup ala Barat atau biasa dikenal dengan “westernisasi”. Penetrasi budaya Barat terkesan terlalu memaksa ini sangat berpotensi menimbulkan konflik dan kekerasan. Globalisasi yang cenderung mengikuti segala budaya barat ini membawa dampak negatif apabila masyarakat Indonesia tidak memiliki rasa nasionalisme yang tinggi karena budaya barat ini cenderung lebih bebas sehingga dapat menimbulkan masalah disintegrasi sosial dan politik, melemahnya stabilitas sosial untuk menghadapi realita kehidupan yang akan semakin rumit hal ini akan beriringan dengan memudarnya penghargaan dan ketaatan pada hukum, etika, moral bahkan kesantunan sosial. Hal-hal ini yang dapat menjadikan globalisasi sebagai ancaman bagi bangsa Indonesia. Namun ancaman-ancaman ini dapat diminimalisir dan masyarakat dapat menjadikan globalisasi ini sebgai peluang atas kemajuan tata kehidupan bangsa Indonesia, karena tidak dielakan bahwa globalisasi ini membawa banyak dampak positif untuk kemajuan bangsa ini, banyak peluang yang dapat diambil bangsa Indonesia dari adanya globalisasi ini untuk semakin mengembangkan bangsa ini dan kunci agar globalisasi ini dapat menjadi peluang bukan ancaman yaitu adalah rasa nasionalisme dan rasa ingin mempertahankan identitas bangsa dengan begitu bangsa Indonesia bisa menyaring dampak-dampak globalisasi yang baik bagi perkembangan bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik.

 

KESIMPULAN

Era globalisasi membawa banyak perubahan pada tatanan kehidupan dunia termasuk bangsa Indonesia. Globalisasi memaksa  suatu negara untuk membuka diri terhadap perkembangan dunia agar dapat bersaing dan saling melengkapi. Globalisasi ini membawa banyak dampak dan pengaruh bagi bangsa Indonesia. Globalisasi yang menyentuh berbagai aspek ini tidak hanyalah dampak positif seperti membuka lebar peluang usaha internasional sehingga para pengusaha di Indonesia dapat menjangkau pasar di negara lain, terbukanya lapangan kerja yang luas sehingga angka pengangguran Indonesia dapat menurun, mudah memperoleh informasi segala aspek bidang, meningkatkan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara lainnya, dan lain-lainnya, namun terdapat dampak negatif dari globalisasi ini bagi bangsa Indonesia seperti melunturnya identitas bangsa Indonesia, Ideologi asing semakin mudah masuk ke indonesia, menyebabkan rasa nasionalisme semakin luntur, meningkatnya cybercrime dan lain-lain. Dengan dampak-dampak ini dapat menjadi peluang sekaligus ancaman bagi bangsa Indonesia, globalisasi yang cenderung mengikuti segala budaya barat ini membawa dampak negatif apabila masyarakat Indonesia tidak memiliki rasa nasionalisme yang tinggi karena budaya barat ini cenderung lebih bebas sehingga dapat menimbulkan masalah disintegrasi sosial dan politik, melemahnya stabilitas sosial untuk menghadapi realita kehidupan yang akan semakin rumit hal ini akan beriringan dengan memudarnya penghargaan dan ketaatan pada hukum, etika, moral bahkan kesantunan sosial. Namun, apabila dihadapi dengan bijak dengan mempertahankan identitas bangsa dan rasa nasionalisme maka globalisasi ini dapat menjadi peluang besar bagi perkembangan bangsa Indonesia.

SARAN

Dengan banyaknya dampak atau pengaruh yang dibawa oleh globalisasi ini, sudah sepatutnya sebagai masyarakat Indonesia yang baik kita harus bijak dalam mengikuti globalisasi yang ada ini, kita tidak boleh melupakan bangsa Indonesia bahkan alangkah lebih baiknya jika kita mengambil kesempatan dengan terbukanya hubungan dengan negara lain kita memperkenalkan segala budaya bangsa Indonesia kekancah internasional, jangan sampai rasa naionalisme luntur karena terlalu terbukadengan perkembangan dari globalisasi ini. Dengan sikap kita yang bijak dalam menerima pengaruh globalisasi ini maka kita akan menjadikan globalisasi ini sebagai peluang dalam mengembangkan bangsa Indonesia.


 DAFTAR PUSTAKA

Larasati, Dinda. 2018. Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (KoreanWave) versus Westernisasi di Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional, 9(1) : 109-120

Sholahudin,Umar. 2019. Globalisasi: Antara Peluang Dan Ancaman Bagi Masyarakatmultikultural Indonesia.  Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 4(2): 103-113

Sugiono, Muhadi. 2005. Globalisasi, Global Gooernance dan Prospek Governance di Dunia Ketiga. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(3) : 249-262

Suprijanto,Agus. 2011. Dampak Globalisasi Ekonomi Terhadap Perekonomian Indonesia. Jurnal Ilmiah CIVIS, 1(2) : 100-120

Syarifah,Syifa. 2016. Globalisasi Sebagai Tantangan Identitas Nasional bagi Mahasiwa Surabaya. Global & Policy, 4(2) : 61-73

 


DAFTAR PESERTA

SEMESTER GANJIL 2026 - 2027 KELAS SABTU NO KODE PESERTA PESERTA LINK BLOG PESERTA 1 ...